Sunday, August 14, 2016

PERLENGKAPAN UNTUK BETERNAK DAN CARA BETERNAK AYAM KAMPUNG SAMPAI BERHASIL



CARA BETERNAK AYAM KAMPUNG

Penulis jadi teringat, sewaktu penulis masih kecil, hehe..., ia, dulu sewaktu penulis masih ada di usia bocah, penulis sering di ajak pulang kampung ke rumah kakek dan nenek, di sana halaman samping kanan,samping kiri, halaman depan dan halaman belakang, bisa di bilang cukup luas. Disana kakek dan nenek memelihara banyak ternak unggas, yaitu ayam, bebek, dan anggsa, pasti semua orang sewaktu kecilnya merasa sangat senang bila melihat kumpulan ayam indukan atau ayam anakan, saya pun demikian. Dan sekarang kita akan membahas cara beternak ayam kampung.

Yang diperlukan adalah
1.Kandang atau tempat berteduh, ini diperlukan karena bila ayam terlalu lama terkena hujan, maka akan menjadi rentan terkena penyakit, fungsi kandang pun masih banyak misalnya untuk menunjukan batas kepemilikan area, dan untuk memperluas daerah gerak pada ayam.

2.Tempat minum, bila air tidak tertampung maka air akan menyusut ke permukaan tanah, sebenarnya air bisa tertampung di kubangan atau tanah yang cekung, namun itu juga akan menyusut, dalam kurun waktu yang relatif sebentar.

3.Tempat pakan, jadilah peternak yang bersih dan sehat, maka siapkan tempat pakan, agar pakanan ayam tidak berserakan, tidak terjangkau oleh ayam dan menjadi sia-sia. Hal tersebut juga akan menyebabkan menjamurnya pakanan ayam dan menjadi penyakit, karna itu jagalah kebersihan.

4.Buatkan atau siapkan tempat untuk bertelur, hal ini harus ada karena dalam kurun waktu tiga bulan sekali ayam betina akan bertelur. Hal ini juga yang di hawatirkan, bila tempat bertelur tidak ada atau belum teratur, di karenakan ayam akan selalu mencari tempat untuk bertelur, bila tiba saat bertelur, terkadang tidak semua telur bisa menetas, dan lepas dari pengawasan induk ayam dan peternak ayam.

5.Sepasang ayam indukan, ia, karna setidaknya untuk delapan puluh persen keberhasilan telur bisa menetas kita membutuhkan induk pejantan dan indukan betina, untuk masing-masing telur yang ada setidaknya membutuhkan waktu dua puluh satu hari untuk pengeraman atau penetasan, atau bisa juga menjual telurnya saja, karna satu butir telur ayam kampung di hargai dua ribu. Dan seekor ayam kampung biasanya dapat bertelur hingga sepuluh butir telur, dalam satu periode bertelur.
  Cukup menjanjikan bukan...,

Sekian, terima kasih.., tetap semangat dan terus berusaha...,

(SALAM DARI, PENULIS...,)


No comments:

Post a Comment